Ban Sudah Lebih Tiga Tahun Tanda Kadaluarsa, Bagaiman Cara Cek Kodenya?

Kadaluarsa bukan hanya berbahaya bagi makanan saja, melainkan bagi ban juga dapat membahayakan, dikarnakan ban yang sudah kadaluarsa bisa menyebabkan bahaya yang cukup beresiko ketika digunakan. Walaupun penampilan fisiknya masih nampak seperti baru. Supaya tidak tertipu dengan hal yang demikian, yang sangat disarankan anda harus memahami setiap kode yang terdapat pada ban ketika membelinya. Apa saja?
“Banyak fakta yang menyatakan bahwa cukuip banyak orang yang tidak paham mengenai kode yang terdapat pada ban. Yang seperti itu lah membuat mereka rugi, dikarnakan jika kebetulan ban yang sudah kadaluarsa yang terpilih ketika anda membelinya bagaimana? Padahal hal tersebut dapat membahayakan ketika digunakan,” kata seorang pimpinan Mustika Raya Ban, Ciledug, Tangerang, Zainal Muttaqiem. Rabu 13/1/2016.
Menurutnya ketika ban sudah disimpan dalam toko selama tiga tahun, apalagi jika kondisi tempat penyimpanan ban tersebut suhunya kurang baik atau cenderung terlalu panas, maka ban tersebut akan cenderung cepat kadaluarsa. Meski secara kesat mata nampak masih bagus, namun tingkat kelenturan ban tersebut berugbah, hal tersebut dikarnakan kompon ban mengeras.
Jika hal tersebut dialami maka ketangkasan ban cengkran disasat ban tersebut melintas pada permukaan jalan akan berkurang bahkan bisa saja licin atau tidak menggigit permukaan jalan. Sehingga ketika ada kondissi yang memungkinkan harus mengerem maka ban tidak bisa maksimal mencengkrang permukaan jalan pada lintasan. “Yang dapat mengakibatkan bahaya bagi pengendaraanya kendaraannya dan orang yang dibonceng serta orang yang disekitarnya,”tutur Zainal.
Saran yang lebih baik adalah anda seharusnya mengetahui semua jenis kode pada ban sebelum anda membelinya, memang kode yang tertera pada ban tersebut selalu dibuat berbeda setiap pabrikan pengkodeannya.
“Seharusnya jika anda ingin membeli ban tanyakan terlebih dahulu kepada pemilik toko atau karyawannya, serta jangan lupa anda menanyakan kapan ban tersebut distok oleh toko tersebut, serta mengecek kodenya,” tuturnya.
Sebagian besar pabrikan mencetak kode tersebut dibagian dinding ban atau disamping ban. Ada pabrikan yang menggunakan lima bahkan tujuh dijit kode.
Walaupun kita tidak mengetahui semua jenis kode yang berbeda pada setiap pabrikan, satu hal yang perlu anda pahami adalah secara standar internasional bahwa empat dijid angka yang terhitung dari belakang pada kode tersebut termasuk kode minggu dan tahun yang berkaitan dengan waktu kadaluarsa ban tersebut.
“Contohnya ada kode xxx17o6, maka kita baca keempat kode dari belakang saja yaitu 1706. Angka 17 itu artinya ban tersebut diproduksi pada mingu yang ke 17 sedangkan untuk angka 06 itu artinya ban tersebut diproduksi pada tahun 2006,” jelas Zainal.
Jika anda sudah mengetahui cara membaca kode yang tertera pada ban tersebut maka hendaklah periksa terlebih dahulu sebelum anda membelinya, dikarnakan ini untuk keselamatan anda kedepannya. Usahakan kode ban tersebut tidak lebih dari tiga tahun
Share on Google Plus

About Honda Nasional