Rokok elektrik bisa merusak tubuh manusia


 

NEW YORK - Rokok elektrik atau lebih dikenal dengan vaping ternyata mempunyai efek yang tidak baik untuk kesehatan yaitu merusak imun tubuh. Dengan membeli alat yang mahalpun tak ada jaminan kesehatan yang tertulis jika orang merokok  merokok tembakau elektrik.

Hal ini dibuktikan oleh sebuah riset yang dipaparkan pada konferensi tahunan American Association for the Advancement of Science di Washington awal tahun ini. Seperti dilansir dari ArsTechnica, Sabtu (26/3/2016), metode yang digunakan ialah membandingkan informasi genetik dari hidung responden, yang terdiri dari perokok tembakau, pengguna vaporizer, dan yang bukan keduanya.

Peneliti kemudian menemukan bahwa merokok tembakau 'cuma' menekan aktivitas 53 gen imun. Sementara itu, vaping terbukti mematikan 358 bagian dari sistem kekebalan tubuh manusia.

Memang hingga saat ini riset dampak dari pembunuhan gen tersebut masih berjalan. Namun hasil awal penelitian ini sudah menunjukkan bagaimana bahayanya rokok elektrik untuk manusia, yakni membuat kekebalan tubuh dari penyakit atau infeksi berkurang.

"Perubahan ekspresi gen yang kami lihat ikut berubah seiring dengan perubahan respons imun. Begitu sistem imun Anda berubah, kemungkinan ada ketidakseimbangan, " ujar Ilona Jaspers, peneliti dari University of North Carolina.

Namun dirinya belum bisa memastikan apakah ketidakseimbangan yang diakibatkan oleh rokok elektrik itu berdampak pada tingginya risiko infeksi dan serangan terhadap imun. Untuk sampai di kesimpulan ini, peneliti telah mengamati aktivitas sekitar 600 gen di tubuh responden. Semuanya berhubungan dengan kontrol dan kenaikan respons imun. Kita tunggu hasil lengkapnya.
Share on Google Plus

About Honda Nasional