AC Mobil Sangat Berbahaya,DapatMenyebabkan Kematian

Hondanational.org - Mobil merupakan salah satu bagian terpenting dari kebutuhan hidup di zaman sekarang ini.

Selain harga mobil yang sudah semakin terjangkau dan terdapat banyak pilihan,sesuai dengan selera kita.


Adapun fungsi dan kegunaan dari mobil itu sendiri adalah agar kita terhindar dari cuaca yang ekstrim (panas dan hujan),kecelakaan fatal,lebih mudah membawa barang-barang pribadi,dll.

AC pada mobil sangat memiliki peran penting,karna mobil tanpa AC,sama saja seperti kita berkendara menggunakan sepeda motor.AC sangat memanjakan kita untuk tetap merasakan suhu yang sejuk didalam mobil,dimana ketika suhu diluar sangat panas.

Namun dibalik itu semua,AC Sangat berbahaya,terlebih lagi bagi kita yang memiliki bayi yang masih kecil.AC Bila dihidupkan terlalu lama dan tidak adanya pertukaran udara didalam mobil,ini bisa membahayakan nyawa seorang bayi,bahkan kita.dimana zat karbon dioksida yang selalu berputar didalam mobil dan selalu kita hirup dan kadang bercampur dengan gas emisi mobil.

Penyebab utama keracunan dalam mobil kebanyakan dari keluarnya gas karbon monoksida (CO) pada sistem pembuangan yang tidak berfungsi baik karena pipa pembuangan yang tidak dirawat alias bocor. Hanya sedikit sekali keracunan di mobil yang diakibatkan oleh zat-zat yang terdapat dalam perabotan mobil.

Ketika seseorang menghidupkan AC dalam waktu lama saat mobil diam dan kondisinya tertutup rapat akan membuat sirkulasi udara tidak berjalan. Akibatnya gas karbon monoksida akan terakumulasi di dalam mobil. Orang yang terpapar gas karbon monoksida yang lama kebanyakan berakhir dengan kematian.

Karbon monoksida sangat cepat menyingkirkan oksigen sehingga menghalangi hemoglobin darah mengikat oksigen dan mengalirkannya ke seluruh tubuh hingga ke paru-paru dan otak. Suplai oksigen yang berkurang ini bisa berbahaya bagi jaringan dalam tubuh dan mengakibatkan kematian.

Biasanya orang yang terpapar gas karbondioksida akan lemas, luar biasa mengantuk dan seperti berhalusinasi. Sedikit sekali yang begitu sadar mampu mencari pertolongan karena begitu lemasnya hingga tidak bisa menggerakkan tangan untuk sekedar membuka pintu mobil.

Jika si korban masih bisa diselamatkan, efek keracunan karbon monoksida bisa merusak otak dan sistem saraf, mempengaruhi kelakuan dan tingkat kepintaran, pertumbuhan lambat, sakit kepala, mual dan muntah. Tapi kebanyakan korban yang terpapar karbon monoksida tidak bisa diselamatkan.

Gejala umum yang ditimbulkan jika keracunan karbon monoksida adalah sakit kepala, pusing, lemas, mual, muntah, sakit pada dada dan merasa linglung. Jika kadarnya sudah tinggi maka bisa menyebabkan kehilangan kesadaran dan kematian yang cepat.

Berikut beberapa tips agar terhindar dari keracunan gas karbon monoksida dalam mobil, seperti dikutip dari Mamashealth, Jumat (11/9/2009):

1. Rutin memeriksakan sistem pembuangan kendaraan setiap tahunnya, kebocoran kecil saja pada sistem pembungannya bisa memicu gas beracun karbon monoksida masuk ke dalam mobil.
2. Jangan pernah menyalakan mobil di dalam garasi tertutup, karbon monoksida bisa cepat memenuhi ruangan tersebut. Sebaiknya membuka jendela dan pintu ketika mobil berhenti sehingga sirkulasi udara berjalan dengan baik dan udara luar bisa menetralisisr karbon monoksida.
3. Jika ingin beristirahat dalam mobil, jangan menutup semua kaca dan pintu dengan penyejuk udara yang masih menyala. Banyak kasus kematian dalam mobil akibat tertidur dan keracunan gas karbon monoksida.

Untuk itu periksakan selalu seluruh kondisi kendaraan Anda, terutama jika ingin melakukan perjalanan jauh. Bukan hanya menghindarkan dari kecelakaan lalu lintas tapi bisa menghindari keracunan akibat gas buang yang masuk ke dalam mobil.
Share on Google Plus

About Honda Nasional

0 komentar:

Post a Comment