Begini Cara Menyetel Kopling Manual Dan Hidrolik



Terjebak macet yang begitu panjang memang sering kali membuat pengendara mobil dengan transmisi manual mengeluh. Karna kaki kiri harus selalu menginjak kopling ketika ingin memindah gigi transmisi berulang-ulang, dan itu tentunya membuat kaki terasa pegal.

Jika kaki mulai terasa pegal, tentunya akan mengurangi keakurasian pengendara ketika menginjak kupling. Sehingga sering tidak pas. Terlebih lagi pedal kopling terlalu tinggi kaki akan semakin berat menahannya. Tapi jika terlalu rendah, perpindahan gigi juga tidak maksimal.

Sehingga solusi yang paling ampuh adalah menyetel kopling agar lebih nyaman ketika diinjak dan tidak membuat kaki pegal.
Sebenarnya menyetel kopling bisa dilakukan sendiri dirumah baik yang tipe manual atau yang masih menggunakan kabel atau yang tipe hidrolik. Tapi saratnya harus bisa membedakan keduanya. Walaupun kedua-duanya mudah, tapi masing-masing dari mereka memiliki cara yang sedikit berbeda.
Jika anda sudah mengetahui perbedaan keduanya, selanjutnya lakukan beberapa langkah berikut ini:
Untuk menyetel kopling manual dan hidrolik langkah pertama adalah menyetel jarak pedal kopling sudah sesuai atau belom dengan kehendak anda. Untuk pengguna kopling manual seperti Toyota Avanza maka kamu bisa memutar baut penyetel yang berada dibagian gearbox. Putar kekiri untuk menambah tinggi main pedal dan sebaliknya.
Sementara itu untuk yang tipe hidrolik seperti toyota inova, kamu harus kerja lebih ekstra. Pasalnya penyetelnya berada dibawah kemudi sehingga kamu harus ngolong terlebih dahulu. Carilah tuas penonjok master . Kendorkan kearah kiri untuk mengurangi atau putar kekanan untuk menambah tinggi pedal.
Khusus untuk kopling hidrolis, pedal kopling akan memiliki speleng saat mengurangi jarak main pedal kopling. Nah untuk mengatasi hal tersebut cukup putar baut setelan emenggunakan kunci 14 mm. Dan perlu diingat ketika sudah selesai menyetel jarak main pedal kopling hidrolis maka ada kemungkinan pedal kopling tidak sejajar dengan pedal rem. Hal ini wajar, jadi kamu tidak perlu panik.

Sumber : Bintang Otomotif
Share on Google Plus

About Honda Nasional

0 komentar:

Post a Comment