Mobil Transmisi Manual Ditinggal Orang?


Jakarta - Masih pakai transmisi manual? Itu mobil zaman dulu. Begitu anggapan sebagian orang. Faktanya memang mobil bertransmisi otomatis sekarang lebih disukai.



Honda pun tidak membantah fakta ini, mobil bertransmisi otomatis porsi penjualannya lebih besar dari mobil manual.

Untuk mobil SUV seperti CR-V, di model tahun 2017-nya sudah menghilangkan transmisi manual.

"Dari histori penjualan, mobil transmisi manual ini kecil penjualannya, sekitar 5 persen untuk CR-V, jadi kita hapuskan saja. Beralih ke transmisi CVT," ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di arena IIMS (Indonesia International Motor Show) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/4/2017).

Mobil bertransmisi matik lebih disukai karena fungsional. "Di segmen LCGC (Low Cost and Green Car) juga begitu. Apalagi di segmen atas, konsumen lebih suka mobil matik," ujar Jonfis.

Mobil matik lebih asyik dibanding mobil manual diyakini seorang pengunjung IIMS. Mila (34) mengaku lebih senang dengan mobil matik. Saat ini dia tengah mengincar hatchback buatan Toyota, Yaris untuk tunggangannya nanti.

"Saya dengar mobil manualnya lebih keras ya koplingnya buat Yaris, makanya saya nanti mau coba saja yang otomatis, apalagi di Jakarta ini macet kan. Jadi lebih baik pakai transmisi matik saja. Kalau naik mobil matik kan tinggal gas rem, gas rem saja," ujarnya kepada detikOto. (ddn/lth)

Sumber : Detik Otomotif
Share on Google Plus

About Honda Nasional

0 komentar:

Post a Comment