Industri Ritel Megap-megap, Penjualan Mobil di Surabaya Masih Oke


Surabaya - Sektor ritel yang saat ini dianggap oleh beberapa kalangan melesu, tidak mempengaruhi penjualan di sektor otomotif. Di Jawa Timur khususnya, sektor otomotif mengalami pengembangan.



"Memang kami sempat mendengar ada penutupan beberapa toko ritel besar. Namun so far untuk otomotif masih baik. Kami yakin masyarakat pegang uang tapi selektif dalam membelanjakan uangnya, dengan melihat merk apa yang mereka rasa baik dan nyaman," ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual Honda Surabaya Centre Wendy Miharja, di Surabaya.

"Industri otomotif di Jatim mengalami pengembangan dari tahun ke tahun terutama pada segmen passenger car. Pada kuartal ketiga 2017, Januari-September 2017, total market di Jatim bertumbuh 7,72% dengan kontributor berasal dari segmen passenger car sebesar 11%," ujarnya lagi. 



Segmen yang mengalami pertumbuhan, menurut Wendy yakni LCGC, LMPV, City car, MPV, dan LSUV. Sementara pangsa pasar Honda sendiri di tahun 2017 menunjukkan tren positif dengan pendekatan sebesar 1,28% di market share dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. "Tahun ini kami meraih pangsa pasar sebesar 19,6%," ujarnya.

Pada segmen passenger car sendiri Honda berhasil meraih di posisi kedua dengan pangsa pasar 24,34%. Beberapa produk keunggulan seperti Honda Brio, Mobilio, CR-V dan Honda Jazz menjadi kontributor utama di area Jatim sepanjang Januari- September 2017.

"Tidak hanya menjadi kontributor utama, masing-masing produk tersebut juga berhasil menjadi market leader di masing-masing segmennya," ujar Wendy. 

Terkait dengan maraknya taksi online, Wendy mengungkapkan tidak terlalu berdampak pada penjualan Honda. "Honda Mobilio menjadi produk yang dibeli dengan tujuan untuk dijadkan taksi online, tapi tidak sebanyak mobil LCGC dari teman (kompetitor)," ujarnya.


Menurutnya terkait industri otomotif, hanya merk tertentu yang punya nama dan kualitas yang menjadi kepercayaan masyarakat.

"Tinggal bagaimana penjual memberikan yang menarik dan mengembangkan strategi promosi, sehingga uang yang sudah disiapkan bisa dikeluarkan," ujarnya

(ddn/ddn)

Sumber : Detik Otomotif
Share on Google Plus

About Honda Nasional

0 komentar:

Post a Comment